Kejaksaan Tinggi Gorontalo
0 suara
dalam Kekerasan Dalam Rumah Tangga oleh (120 poin)
dikategorikan ulang oleh

1 Jawaban

0 suara

Penganiayaan yang dialami saudara penanya dan anaknya termasuk dalam katagori Kekerasan dalam Rumah Tanggga (KDRT) sebagaimana yang dijelaskan dalam pasal 1 butir 1 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Pengahapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang dimaksud dengan KDRT adalah :

Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga”

Dalam kasus ini pelaku (suami) dapat dikenakan hukuman sebagaimana yang tertuang dalam pasal 44 :

(1) Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan korban mendapat jatuh sakit atau luka berat, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah).

(3) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mengakibatkan matinya korban, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau denda paling banyak Rp45.000.000,00 (empat puluh lima juta rupiah).

(4) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh suami terhadap isteri atau sebaliknya yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian atau kegiatan sehari-hari, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Apa yang telah diperbuatan pelaku (suami) bisa dijerat hukum dengan cara korban melaporkanya langsung kepada polisi atau membuat surat kuasa kepada seseorang untuk melaporkannya kepada polisi ketentuan ini sebagaimana diatur dalam pasal 26 UU No.23 Tahun 2004 tentang Pengahapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) :

(1) Korban berhak melaporkan secara langsung kekerasan dalam rumah tangga kepada kepolisian baik di tempat korban berada maupun di tempat kejadian perkara.

(2) Korban dapat memberikan kuasa kepada keluarga atau orang lain untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga kepada pihak kepolisian baik di tempat korban berada maupun di tempat kejadian perkara.

oleh (1.5k poin)
Selamat datang di "Tanya Jaksa" Kejaksaan Tinggi Gorontalo tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban dari Jaksa.
1 Pengunjung Aktif
Pengunjung Hari ini : 31
Pnegunjung Kemarin : 22
Total Pengunjung : 23231
42 pertanyaan
46 jawaban
6,920 komentar
252 pengguna