Kejaksaan Tinggi Gorontalo
0 suara
dalam DLL oleh (120 poin)

1 Jawaban

0 suara

Seorang anak dapat diadili apabila anak tersebut melakukan suatu kejahatan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Dalam ketentuan pidana, anak yang dimaksud tersebut disebut anak yang berhadapan dengan hukum.

Yang dimaksud anak berhadapan dengan hukum adalah "anak yang berkonflik dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak pidana, dan anak yang menjadi saksi tindak pidana ". (vide pasal 1ayat 2 UU No.11 Tahun 2012 Sistem Peradilan Pidana Anak).

Yang bisa diadili disini sebagaimana ketentuan diatas adalah anak yang berkonflik dengan hukum. Pasal  1 ayat 3 menyatakan yang dimaksud dengan Anak yang Berkonflik dengan Hukum yang selanjutnya disebut Anak adalah "anak yang telah berumur 12 (dua belas) tahun, tetapi belum berumur 18 (delapan belas) tahun yang diduga melakukan tindak pidana ".

Tata cara peradilan dan proses hukum anak mengacu pada ketentuan yang diatur dalam UU No.11 Tahun 2012 Sistem Peradilan Pidana Anak.

oleh (1.5k poin)
diedit oleh
Selamat datang di "Tanya Jaksa" Kejaksaan Tinggi Gorontalo tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban dari Jaksa.
1 Pengunjung Aktif
Pengunjung Hari ini : 39
Pnegunjung Kemarin : 22
Total Pengunjung : 23239
42 pertanyaan
46 jawaban
6,920 komentar
252 pengguna