Kejaksaan Tinggi Gorontalo
0 suara
dalam DLL oleh (120 poin)
diedit oleh

1 Jawaban

0 suara

Pelakor merupakan akronim dari perebut lelaki orang. Berdasarkan peristiwa yang banyak terjadi saat ini, istilah ini identik dengan perempuan yang merebut seorang laki-laki (suami) dari istri sahnya. Perbuatan tersebut biasanya dikenal dengan istilah selingkuh.

Selingkuh menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sebagaimana yang kami akses melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia adalah :1.suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong;2.suka menggelapkan uang; korup;3.suka menyeleweng.

Perselingkuhan juga dapat menjadi pemicu retaknya rumah tangga. Jika perselingkuhan telah mengarah ke perbuatan zina (melakukan hubungan badan atau seksual dengan pasangan sah orang lain), maka suami/istri dari pasangan yang melakukan zina dapat melaporkan istri/suaminya ke polisi atas dasar pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Berikut bunyi pasalnya:

1.  Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan :

    1.  a. seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel), padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya,

        b. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak, padahal diketahui bahwa  pasal 27 BW berlaku baginya,

    2. a. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin;

        b. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya.

2.  Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar, dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW, dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti  dengan permintaan bercerai atau pisah-meja dan ranjang karena alasan itu juga.

3.  Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72, 73, dan 75.

4.  Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai.

5. Jika bagi suami-istri berlaku pasal 27 BW, pengaduan tidak diindahkan selama perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap.

oleh (1.5k poin)
Selamat datang di "Tanya Jaksa" Kejaksaan Tinggi Gorontalo tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban dari Jaksa.
1 Pengunjung Aktif
Pengunjung Hari ini : 46
Pnegunjung Kemarin : 22
Total Pengunjung : 23246
42 pertanyaan
46 jawaban
6,920 komentar
252 pengguna