Kejaksaan Tinggi Gorontalo
0 suara
dalam Narkotika oleh (120 poin)
diedit oleh

1 Jawaban

0 suara

Dasar hukum penggeledahan dapat kita temukan dalam pasal 5 ayat (1) huruf b, pasal 7 ayat (1), pasal 32 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang memberikan wewenang kepada penyidik dan penyelidik (atas perintah penyidik) untuk melakukan tindakan penggeledahan.

Penggeledahan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan dalam tahap penyelidikan. M. Yahya Harahap, S.H., dalam bukunya Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP: Penyidikan dan Penuntutan menjelaskan bahwa dari pengertian dalam KUHAP, penyelidikan merupakan tindakan tahap pertama permulaan penyidikan. Akan tetapi harus diingat, penyelidikan bukan tindakan yang berdiri sendiri terpisah dari fungsi “penyidikan”. Kalau dipinjam kata-kata yang dipergunakan buku petunjuk Pedoman Pelaksanaan KUHAP, penyelidikan merupakan salah satu cara atau metode atau sub daripada fungsi penyidikan yang mendahului tindakan lain, yaitu penindakan berupa penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, pemeriksaan surat, pemanggilan, tindakan pemeriksaan, dan penyerahan berkas kepada penuntut umum.

Dalam pertanyaan, Saudara tidak menyebutkan narkotika golongan berapa yang didapat polisi di mobil Saudara. Perlu Saudara ketahui, polisi kerap menggunakan jeratan tindak pidana pidana penguasaan narkotika kepada seseorang yang kedapatan membawa narkotika.

Salah satu tindak pidana penguasaan narkotika yang diatur di Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika adalah tindak pidana yang berkaitan dengan Narkotika Golongan I, yakni dalam Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika tentang penguasaan narkotika : Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Jika melihat dari rumusan pasal di atas, Saudara yang kedapatan membawa atau menyimpan narkotika di mobil Saudara bisa diancam dengan pasal ini. Namun demikian, Saudara bisa lolos dari jeratan Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika. jika saudara bisa membuktikan bahwa narkotika yang berada di mobil saudara bukan milik saudara semakin dikuatkan jika hasil tes urine yang dilaksanakan langsung pada malam penangkapan membuktikan negatif.

oleh (1.5k poin)
Selamat datang di "Tanya Jaksa" Kejaksaan Tinggi Gorontalo tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban dari Jaksa.
1 Pengunjung Aktif
Pengunjung Hari ini : 55
Pnegunjung Kemarin : 22
Total Pengunjung : 23255
42 pertanyaan
46 jawaban
6,920 komentar
252 pengguna